Cite This        Tampung        Export Record
Jenis Bahan Monograf
Judul Alih bahasa Lontar Bayansari / pengalihbahasa, Wiwin Indiarti, Anasrullah
Pengarang Wiwin Indiarti 1978,- 1978,- 1978,- Wiwin Indiarti (pengalihbahasa)
(pengalihbahasa)
(pengalihbahasa)
(Wiwin Indiarti)
Anasrullah 1976- (pengalihbahasa)
EDISI Cetakan Oktober 2025
Penerbitan Jakarta : Perpusnas Press, 2025
© 2025 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Deskripsi Fisik x, 183 halaman :ilustrasi ;23 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-117-826-8
Subjek Manuskrip (Lontar Bayansari)-- Banyuwangi (Jawa)
Abstrak Lontar Bayansari merupakan naskah dari Bayuwangi yang ditulis dengan aksara Arab Pegon dan berbahasa jawa dalam berbentuk tembang mecapat. Naskah ini menyimpan ajaran rligius, moral, dan spiritual yang berakar pada tradisi Isalam sekaligus memperlihatkan proses akulturasi dengan budaya lokal Osing. Secara garis besar, Bayansari terdiri dari dua teks utama: pertama, kisah Nabi Muhammad yang memberikan pengajaran kepada putrinyam siti Fatimah, mengenai asal-usul manusia, pokok-pokok ajaran Islam, rukun Islam, rukun Imam, Syariat ,tarekat, hakikat, dan makrifat. Kedua, kisah mengenai dalam kubur dan hari pembalasan yang menekankan dimensi eskatologis dan keadilan Ilahi. melalui tembang macapat. ajaran-ajaran tersebut disampaikan dengan nuansa estetis khas jawa yang memudahkan penerimaan di kalangan msyarakat lokal. Alih Bahasa naskah Bayasari dilakukan untuk membuka akses makna yang sebelumnya terbatas, mengingat aksara Pegon dan Bahasa Jawa kalsik sudah jarang dikusasi. melalui penerbitan, naskah ini tidak hanya kembali sebagai warisan pengetahuan, sumber inspirasi, serta khazanah budaya Nusantara. Studi terhadap Lontar bayansari menegaskan pentingnya manuskrip kuno sebagai medium penyebaran ajaran Islam, sarana pendidikan moral, sekaligus refleksi kreativitas lokal dalam meyajikan nilai-nilai universal.
Catatan Bibliografi: halaman 175-176
Sambutan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Bab I Latar Belakang
Bab II Hasil Alih Bahasa
Glosarium
Daftar Pustaka
Indeks
Riwayat Hidup Penulis
Glossarium
Indeks
Bahasa Tidak tersedia
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
22768/HD/2026 091.598 288 2 WIW a Baca di tempat Perpustakaan Umum - Ruang Naskah Kuno Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001119956
005 20260211104821
007 ta
008 260211#####2025########jki##a##########################1###########ind########
020 # # $a 978-623-117-826-8
035 # # $a 0010-0226000101
040 # # $a SSPDPAL$b ind$e rda
041 # # $a ind
082 0 4 $a 091.598 288 2$2 [23]
084 # # $a 091.598 288 2 WIW a
100 0 # $a Wiwin Indiarti $d 1978,- $e pengalihbahasa$d Wiwin Indiarti $d 1978,- $e pengalihbahasa$e Wiwin Indiarti $d 1978,- $e pengalihbahasa
245 1 # $a Alih bahasa Lontar Bayansari /$c pengalihbahasa, Wiwin Indiarti, Anasrullah
250 # # $a Cetakan Oktober 2025
264 # 4 $a Hak Cipta dilindungi Undang-undang
264 # 0 $a Jakarta :$b Perpusnas Press,$c 2025
264 # 4 $a © 2025 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
300 # # $a x, 183 halaman : $b ilustrasi ; $c 23 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
500 # # $a Glossarium
500 # # $a Indeks
504 # # $a Bibliografi: halaman 175-176
505 0 # $a Sambutan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia-- Kata Pengantar-- Daftar Isi-- Daftar Gambar-- Bab I Latar Belakang-- Bab II Hasil Alih Bahasa-- Glosarium-- Daftar Pustaka-- Indeks-- Riwayat Hidup Penulis
520 2 # $a Lontar Bayansari merupakan naskah dari Bayuwangi yang ditulis dengan aksara Arab Pegon dan berbahasa jawa dalam berbentuk tembang mecapat. Naskah ini menyimpan ajaran rligius, moral, dan spiritual yang berakar pada tradisi Isalam sekaligus memperlihatkan proses akulturasi dengan budaya lokal Osing. Secara garis besar, Bayansari terdiri dari dua teks utama: pertama, kisah Nabi Muhammad yang memberikan pengajaran kepada putrinyam siti Fatimah, mengenai asal-usul manusia, pokok-pokok ajaran Islam, rukun Islam, rukun Imam, Syariat ,tarekat, hakikat, dan makrifat. Kedua, kisah mengenai dalam kubur dan hari pembalasan yang menekankan dimensi eskatologis dan keadilan Ilahi. melalui tembang macapat. ajaran-ajaran tersebut disampaikan dengan nuansa estetis khas jawa yang memudahkan penerimaan di kalangan msyarakat lokal. Alih Bahasa naskah Bayasari dilakukan untuk membuka akses makna yang sebelumnya terbatas, mengingat aksara Pegon dan Bahasa Jawa kalsik sudah jarang dikusasi. melalui penerbitan, naskah ini tidak hanya kembali sebagai warisan pengetahuan, sumber inspirasi, serta khazanah budaya Nusantara. Studi terhadap Lontar bayansari menegaskan pentingnya manuskrip kuno sebagai medium penyebaran ajaran Islam, sarana pendidikan moral, sekaligus refleksi kreativitas lokal dalam meyajikan nilai-nilai universal.
521 # # $a Umum
650 # 4 $a Manuskrip (Lontar Bayansari)--$z Banyuwangi (Jawa)
700 0 # $a Anasrullah$d 1976-$e pengalihbahasa
850 # # $a SSPDPAL
990 # # $a 22768/HD/2026
Content Unduh katalog